Gunung Pinang


Beberapa bulan yang lalu empat orang akhwat KAMMI Banten yang menamakan dirinya KAMMI PaLa (Pecinta Alam) mengadakan ekspedisi ke Gn.Pinang yang terletak d Kramatwatu.
Ini ekspedisi pertama mereka. Rencananya mereka akan ada ekspedisi lanjutan ke GN.Pemancar yang ada d Merak.

Menurut Mey salah seorang penggagas KAMMI PaLa acara ini terbuka bagi siapa saja
" yang penting perempuan," begitu ia menambahkan.

Oke deh, ditunggu aksi selanjutnya ya Bu!

Ada yang sudah pernah berkunjung ke danau ini?
Agak miris ya kalau mengingat dulunya danau ini adalah tempat peristirahatan Sultan dan anggota keluarga Sultan Banten.
Kenapa miris?
Yaiyalah! Secara kondisinya sekarang sudah tidak layak lagi disebut tempat peristirahatan.
Air danau yang mungkin dulunya bening sekarang berubah warna kuning kecoklatan agak hijau.

Di tengah danau ada daratan dengan bangunan (yg kini tinggal puing) tempat peristirahatan Sultan.
Kini kenanyakan orang berkunjung k Tasikardi hanya untuk memancing. Atau malah dijadikan tempat pacaran.

Tiket masuknya murah hanya Rp.2.500. Tempat wisata ini termasuk situs wisata Bnaten Lama.
Selain Danau Tasikardi juga ada Masjid Banten Lama yg terkenal dg menaranya, reruntuhan bangunan seperti Keraton Surosowan, Kaibon dan Benteng Speelwijk juga ada Vihara Avalokitsvara yang konon termasuk salah satu Wihara tertua d Indonesia.

Semoga Pemerintah bisa lebih P-E-D-U-L-I dengan situs wisata yang kurang terawat ini