Rehat sejenak...
Sebuah legenda dimana ada seseorang begitu membangga-banggakan diri sehingga pekerjaan dia hanya memandangi dirinya sendiri.
Alkisah, seoranga muda yang setiap hari berlutut didekat danau untuk menganggumi keindahan dirinya sendiri. Ia begitu terpesona oleh dirinya hingga, suatu pagi, ia terjatuh kedalam danau itu dan tenggelam. Ditempat dimana ia terjatuh, tumbulah sekuntum bunga, yang dinamakan narcissus!
Pada saat Narcissus mati, dewi-dewi hutan muncul dan melihat danau tersebut, yang semula merupakan mata air segar berubah menjadi air-mata yang berasa asin.
"Mengapa engkau menangis?"tanya dewi pada danau.
"Aku menangisi Narcissus", jawabnya.
"Oooh,tidak mengherankan...karena pada saat kami mencarinya dihutan, hanya engkau yang dapat mengaguminya dari dekat..."
"Tapi...indahkah Narcissus?" tanya danau.
"Siapa yang lebih mengetahui daripada engkau?" Sang Dewi pun heran kebingunan. "Bukankah ia selalu didekatmu, karena setiap hari ia berlutut memandangi dirinya?"
Danau terdiam sesaat,kemudian ia berkata:
"Aku menangisi Narcissus, tapi aku tidak pernah memperhatikan bahwa Narcissus itu indah. Aku menangis karena setiap ia berlutut didekat tepianku dengan begitu dekatnya, sehingga membuat aku dapat melihat dari kedua bola matanya, pantulan keindahan diriku sendiri"

Pada saat kita memandang KAMMI itu indah, pada saat itu pula kita dapat melihat keindahan dari kadernya.