Bersama Bu Bendahara hari ini keliling jalan Serang. Cek tempat d Setda Propinsi. Nunggu lamaaa sekali. Tetap aja hasilnya ga' bisa. Yah! Padahal Qta bedua da ngejer dari kemarin.
Sabar.
Ke Kamda. Disana disambut muka sibuk T'Nia dan T' Fahiroh. Tetep tentang DM-2.
Karena ada janji d kampus dengan teman ba'da shalat zuhur segera langkah kaki ini diayunkan ke kampus. Neplek, Bu. Habis Yani masih betah d kamda. Ga' bisa nganter katanya.
Untung ada dua akhwat Untirta Serang yg habis tes wawancara. Barengan yuuk pulangnya.
Duh...Serang kok seperti terbakar ya? Panas banget! Di persimpangan Penancangan Qta berpisah. Mereka naik angkot ke Untirta. Karena IAIN termasuk dekat dari penancangan, maka acara nepleknya bersambung. Panas, gerah, efek global warming nih. kira-kira dua belas langkah, eh mentari yg membakar agak meredup. Alhamdulillah.
Ternyata itu tanda2 kalau Serang bakal tersiram hujan. tu liat langit gelap. Titik hujan mulai membuat orang2 di jalan panik mencari tempat berlindung. Selamat datang hujan.
0 komentar:
Posting Komentar